Arsip

Bersakit-Sakit Dahulu, Bersenang-Senang Kemudian

Bunda, Kakak, dan Adek menemani saya untuk melepaskan platina yang ada di rahang mulut di RS Karyadi (Garuda). Kurang lebih 45 menit dengan bius lokal yang disaksikan oleh perawat dan bunda. Sebelum platinanya diambil, kedua gusiku disuntik untuk dibius lokal, sekitar 10 suntikan. Wow… Saya hanya bisa pasrah sembari memejamkan mata. Saya hanya bisa merasakan bahwa dokter itu seperti menarik kawat yang terselip di bambu (ibarat kawat = platina yang menempel di gusi dan gusi = bambu). Tidak terlalu sakit sih, mungkin juga karena efek biusnya. Sakitnya malah pas disuntik. Setelah itu mulutku rasanya kemeng dan sedikit sakit (Haha… Bahasa apaan tuh kemeng..).

Kemudian kami makan bersama. Saya makan pun rasanya tak enak. Biarlah… Namanya juga pasca operasi. Sebelum meninggalkan kota Semarang, muncullah ide manja saya. Saya mengajukan permintaan untuk jalan-jalan (Hehe… Mumpung kumpul semua nih…). Setelah kami berdiskusi yang sempat membikin galau gara-gara mendung, akhirnya kami memutuskan mengunjungi objek wisata Pantai Marina (akhirnya usulku di-acc juga 😀 ).

“Pantai Marina merupakan taman rekreasi di bagian utara Kota Semarang, tepatnya di jalan Yos Sudarso kurang lebih 4 km dari Tugu muda, bersebelahan dengan arena PRPP dan Mareokoco. Pantai ini dilengkapi dengan kolam renang, sky air, speed boat, dan arena bermain anak – anak. Pada pagi hari kawasan ini sering digunakan untuk berolahraga jogging.” [sumber: Wikipedia] Baca lebih lanjut

Iklan